BLOGGER TEMPLATES AND Formspring Backgrounds »

Kamis, 18 April 2013

cara menginstal sistem opeerasi windows 7 dengan linux


Cara Menginstall Linux dan Windows 7 di Komputer Yang Sama Dengan Dual Booting on Tips Tutorial Belajar Ubuntu Linux – Bagi anda yang ingin menginstall Ubuntu baik itu Linux Ubuntu maupun jenis Linux yang lain tanpa harus meninggalkan system operasi windows 7 yang telah anda install sebelumnya, kita bisa menggunakan dual boot ubuntu linux

Untuk mendapatkan Dual booting Windows 7 dan Linux secara bersamaan yang dibutuhkan adalah sebuah DVD instalasi Ubuntu bootable. Anda dapat membuat sendiri distro linux tersebut
Mengubah ukuran Partisi dan Instalasi Ubuntu
LANGKAH 1: Mengubah ukuran partisi hard drive Windows
Klik ‘Disk Management’ di bawah ‘Penyimpanan’. Klik kanan pada drive C: dan pilih ‘Shrink Volume’ dari menu konteks. Masukkan jumlah ruang yang Anda ingin partisi yang baru. Pastikan Anda memiliki cukup ruang free space agar tidak memberatkan hardisk dan memperlambat kinerja komputer.
LANGKAH 2: Membuat ruang untuk distribusi Linux
Setidaknya kita harus mempunyai ruang bebas sebesar 10 GB pada partisi Windows.

LANGKAH 3: Boot dari DVD dan pilih bahasa
Restart komputer, memasukkan DVD Ubuntu sehingga komputer laptop akan booting menggunakan DVD Ubuntu kemudian pilih bahasa yang Anda inginkan dan tekan [Enter]. ‘Inggris’ adalah pilihan default.

LANGKAH 4: Pilih untuk menjalankan edisi Live atau untuk menginstal Ubuntu

Dari menu berikutnya, pilih “Install Ubuntu” dan tekan [Enter]. Anda dapat menguji OS dari CD itu sendiri, sebelum menginstal ke hard drive Anda.

LANGKAH 5: Deteksi perangkat keras dan sumber daya
Setelah memilih pilihan untuk menginstal Ubuntu, Anda akan melihat ini bergulir teks pada monitor anda. Installer Ubuntu mendeteksi sistem hardware yang kita miliki.

LANGKAH 6: layar Selamat Datang di GUI, memilih bahasa
Beban GUI, dan anda akan melihat ‘Selamat Datang’ layar. Pilih bahasa yang di sini lagi dan klik ‘Teruskan’. Anda dapat berhenti setup pada setiap tahap dengan mengklik ‘Keluar’ tombol.

LANGKAH 7: Pilih negara dan kota
Pada langkah berikutnya, pilih tempat Anda tinggal masuk Dari daftar drop-down, pilih ‘Kolkata’ (untuk India, Kolkata adalah satu-satunya pilihan). Anda juga dapat memilih lokasi dengan mengklik pada peta. Setelah selesai, klik ‘Teruskan’

LANGKAH 8: Pilih layout keyboard
Pilih layout keyboard sesuai kebutuhan Anda. Secara default, tata letak ‘USA’ dipilih. Sebuah kotak kecil memungkinkan Anda dapat mengetikkan karakter untuk menguji layout keyboard lain. Klik ‘Teruskan’ ketika selesai.

LANGKAH 9: Kritis: disk partisi dan alokasi ruang!
Jika Anda seorang pemula, pilih pilihan pertama di sini, yang memandu Anda melalui proses partisi. Ubuntu akan menginstal sendiri di ruang kosong yang Anda buat pada Windows 7. Lihatlah bar ‘Sebelum’ dan ‘Setelah’ untuk info.

LANGKAH 10: Pengguna sistem informasi dan rincian
Setelah partisi selesai, memasukkan data pribadi Anda seperti ‘Nama’, ‘Password’ dan ‘nama Computer. Jika Anda tidak ingin melihat nama pengguna prompt setiap kali anda boot up, periksa ‘Login otomatis’ pilihan.

Jika Anda mengikuti langkah di atas, Anda dapat menginstal Ubuntu Linux di sistem anda. Setelah ini, kita berurusan dengan cara mengatur jaringan yang akan memungkinkan Anda browsing Internet di Linux.
Cara mengatur Network Connection untuk menjelajah Internet.

LANGKAH 11: Pilihan untuk mengimpor pengaturan account dari Windows
Ubuntu menawarkan untuk bermigrasi dokumen dan setting dari Windows OS. Ini akan otomatis mendeteksi Windows pada partisi lain. Centang kotak jika Anda ingin mengimpor pengaturan dari Windows.

LANGKAH 12: instalasi Ubuntu dimulai
Setelah Anda makan dalam rincian yang diperlukan, Ubuntu akan diinstal pada hard drive. Pertama sistem file akan dibuat, dan kemudian instalasi file-file sistem dan aplikasi akan mengikuti.

LANGKAH 13: Instalasi selesai
Setelah sekitar 15 sampai 20 menit (tergantung kecepatan komputer Anda), tahap menyalin file akan lengkap. Klik pada tombol ‘Restart’ untuk reboot sistem anda dan menyelesaikan instalasi Ubuntu.

LANGKAH 14: menu Boot: Pilih antara Vista dan Ubuntu
Linux Ubuntu akhirnya telah terinstal! Bila Anda restart komputer, Anda akan melihat layar boot yang disebut ‘GRUB’. Di sini Anda dapat memilih untuk boot ke Windows atau Ubuntu setiap kali Anda boot. Pilih Ubuntu untuk saat ini.

LANGKAH 15: Masukkan username dan password
Setelah Ubuntu telah selesai mendeteksi semua perangkat keras Anda dan telah dimuat semua layanan yang dibutuhkan, Anda akan diminta untuk memasukkan username dan password yang Anda berikan saat instalasi.

LANGKAH 16: Mengatur adaptor jaringan
Ubuntu sekarang telah berhasil berjalan di sistem. Untuk setup jaringan, klik kanan pada icon jaringan di bagian atas kanan pojok dan pilih ‘Edit koneksi’. Masukkan alamat IP yang dibutuhkan untuk jaringan Anda.

Demikianlah tips menginstall Dual Boot Linux dan Windows 7. Dengan cara ini kita bisa dual boot Windows 7 dan Ubuntu Linux pada mesin yang sama dan prosedur ini juga dapat digunakan untuk melakukan hal yang sama dengan Windows Vista maupun windows XP.

Langkah-langkah instalasi Linux Ubuntu Versi 12.04

Artikel berikut ini adalah tentang step by step cara menginstall Kubuntu 12.04, yang ditujukan untuk pemula.

Dunia komputer terus berkembang, begitupun dengan Linux. Di tahun 2012 ini sebuah distribusi linux telah dirilis. Pujian dan kriktik tentu saja tidak lepas dari kehadiran Ubuntu 12.04 yang telah dirilis pada akhir April lalu. Begitupula dengan penulis yang terpaksa sedikit kecewa karena beberapa kali mengalami masalah dengan Unity, desktop manager yang diciptakan khusus untuk Ubuntu.Namun demikian, penulis tidak pernah putus asa. Dengan tekad yang kuat dan bertujuan agar penulis tidak menjadi salah satu kontributor yang menyebabkan tingginya angka pembajakan software di Indonesia, maka penulis mencoba menggunakan Kubuntu 12.04.Kubuntu adalah merupakan distro linux Ubuntu juga akan tetapi tidak menggunakan unity untuk tampilan Desktopnya. Kubuntu 12.04 menggunakan tampilan desktop KDE (K Desktop Environtment).Pada kesempatan yang baik ini, penulis ingin berbagi tentang cara memasang Kubuntu 12.04 di komputer. Tulisan ini ditujukan bagi Anda yang juga tidak ingin menggunakan sistem operasi komputer dan aplikasi yang ilegal/bajakan didalamnya.




Sebelum memasang Kubuntu 12.04 ada baiknya saya kasih tahu dulu harus darimana kita dapat memperoleh CD Kubuntu 12.04 ini. Alternatif pertama tentu saja denganmendownload Kubuntu 12.04 Kubuntu.com. Dihalaman download Kubuntu tersebut kita bisa memilih image dari Kubuntu 12.04 baik yang berbentuk CD ataupun DVD. Setelah selesai proses download, kita bisa membakarnya kedalam keping CD/DVD atau membuat sebuah bootable USB yang berisi Kubuntu 12.04 ini.
Alternatif kedua adalah dengan membelinya di toko-toko online yang menjual CD/DVD Linux. Dan alternatif terakhir adalah memesannya kepada penulis. Tentu saja dengan mengganti ongkos pembelian CD, proses burning dan ongkir ketempat Anda.... :)

Tutorial Kubuntu 12.04

Nah saya asumsikan kita semua sudah memiliki sebuah keping CD Kubuntu 12.04 ini. Langkah pertama adalah dengan melakukan proses booting komputer dari CD Kubuntu tersebut. Jadi sebelum komputer dihidupkan ada baiknya kita buka bios komputer yaitu biasanya dengan menekan tombol del, F2 atau F10 di keyboard kita sesuai dengan setting masing-masing komputer. Langkah selanjunya dengan mencari opsi booting, dan arahkan booting komputer dari CD.

Setelah berhasil, biarkan komputer dinyalakan dengan posisi CD Kubuntu sudah didalam CD/DVD Room. Maka komputerpun akan otomatis masuk ke sistem Kubuntu secara Live dari CD.

Akan muncul tampilan dekstop seperti ini :

Tampilan Desktop Kubuntu 12.04
Tampilan Desktop Kubuntu 12.04

Langkah pertama, kita klik icon Install Kubuntu 12.04LTS yang ada di desktop tersebut. Maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

Memilih bahasa saat install Kubuntu 12.04
Memilih bahasa
Kita bisa memilih bahasa yang diinginkan atau langsung mengklik tombol Continue dengan pilihan default bahasa Inggris. Saat ini memang Kubuntu belum langsung memasang Bahasa Indonesia. Namun jangan kuatir, kita bisa memasang Bahasa Indonesia ini kelak. Okeh, let's go ke step berikutnya :

Preparing to install Kubuntu 12.04
Pesiapan pemasangan Kubuntu 12.04

Pada langkah kali ini, kita bisa melihat apakah komputer kita mempunyai kapasitas hardisk minimal untuk dapat dipasang Kubuntu 12.04. Kapasitas minimal untuk memasang Kubuntu 12.04 di Harddisk adalah sebesar 4 GB. Selain itu kita bisa melihat apakah komputer kita terkoneksi ke internet atau tidak, jika memang terkoneksi, kita bisa memilih untuk menginstall pula software dari pihak ketiga dan atau mendownload update Kubuntu ketika proses instalasi Kubuntu berlangsung. Tentu saja jika kedua opsi terkahir ini kita pilih, proses instalasi akan berjalan makin lama, karena harus mendownload beberapa software dari internet. Jadi saran saya, sebaiknya kedua opsi ini kita abaikan terlebih dahulu. Dan klik Continue untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Pemilihan harddisk untuk menginstall Kubuntu 12.04
Pada tahap ini kita akan disuguhkan pada beberapa pilihan untuk menyimpan Kubuntu 12.04 didalam media harddisk. Jika kita memiliki sistem operasi lain di dalam harddisk yang telah terinstall sebelumnya, maka kita bisa menggunakan langkah Guided - resize SCI1 (0.0.0) partition #1 and use freed space karena langkah ini saya rasa paling aman, dimana sistem Kubuntu akan otomotasi merubah partisi hardisk yang ada dan menggunakan kapasitas harddisk yang tidak terpakai untuk dipasang Kubuntu. Jika kita memakai pilihan ini, maka ketika kita klik Install sistem akan otomatis me-resize partisi harddisk dan membuat partisi baru serta memasang Kubuntu di partisi tersebut. Sehingga data-data yang telah ada akan tetap aman.

Untuk pilihan kedua (Guided - use entire disk) berarti kita akan memasang Kubuntu diseluruh harddisk yang ada, tentu saja ini beresiko terhapusnya data-data yang ada di harddisk. jika kita klik pilihan ini lalu klik Install Now, maka semua partisi yang ada beserta data yang ada didalamnya akan dihapus, kemudian dibuat partisi baru dan otomatis memasang Kubuntu 12.04 di partisi tersebut.

Sedangkan pilihan ketiga (Manual) adalah untuk kita yang ingin mengkonfigurasi pemasangan Kubuntu secara manual.
Ok, saya ingin coba menunjukan cara instalasi secara manual, walaupun sebenarnya saya merekomendasikan pilihan pertama, yang bisa dicoba oleh pendatang baru di dunia Linux terutama Ubuntu.

Setelah kita pilih manual, lalu klik Continue..

Pemilihan partisi harddisk secara manual
Pembacaan harddisk di linux tidak sama dengan di windows, jika diwindows kita terbiasa dengan istilah drive, ada drive C, drive D dst, maka di linux kita akan mendapati hardisk dengan istilah sda. Apabila kita memiliki 1 harddisk, maka dibaca oleh linux dengan sda. Jika di harddisk tersebut ada beberapa partisi, maka akan dibaca sda1, sda2 dst. Apabila dipasang harddisk lagi, maka hardisk yang ini akan dibaca sdb. sdb1, sdb2 dst.

So....., saya asumsikan kita mempunyai 1 harddisk saja yang terpasang di pc, dengan beberapa partisi. Partisi pertama berisikan sistem operasi Windows, dan partisi kedua adalah partisi swap, dan partisi ketiga adalah sistem untuk linux (ext4). Untuk membuat partisi ini, kita bisa menggunakan partition magic di windows, atau menggunakan KDE Partition Manager yang ada di menu KDE, Applications, system.

Menu KDE Partition Manager di Kubuntu 12.04
Menu KDE Partition Manager

Tentu saja kita melakukan proses pembuatan partisi sebelum masuk ke proses install Kubuntu 12.04. Karena ketika kita mulai melakukan instalasi Kubuntu, semua partisi yang terbuka akan otomatis di unmount. Keterangan lebih lanjut mengenai jenis partisi ini akan dibahas lebih di topik lain.

Okeh kita lanjut lagi... Setelah kita klik sda7 yang berekstensi ext4, maka kita klik change..

Rubah dan pilih menu drop down pada use as menjadi "Ext4 journaling file system, klik pula cekbox Format the partition, dan Mount point biarkan dengan lambang "/". Lalu klik OK.

Nah... kita bisa kita lihat bahwa tanda centang ada pada pilihan /dev/sda7 dengan mount point menjadi tanda '/'. Lalu klik Install Now.

Pemilihan Time Zone di Kubuntu 12.04

Nah... sambil menunggu proses install, masih ada beberapa tahapan yang harus kita lakukan, pertama adalah dengan memasukan pilihan time zone. Biasanya secara otomatis Kubuntu akan mendeteksi keberadaan kita. Jadi jika memang pilihan itu sudah benar, kita bisa langsung mengklik Continue saja.

Pemilihan layout Keyboard di Kubuntu 12.04
Kali ini kita akan melakukan pemilihan layout keyboard. Biasanya pula Kubuntu akan mendeteksi otomatis, kita bisa mencoba mengetikan sesuatu di bawah virtual keyboart yang ada di layar monitor, jika semuanya dirasa sudah baik, kita klik Continue.
Memasang pengguna di Kubuntu 12.04

Pada tahap selanjutnya kita bisa memasukan nama user (Pengguna) dan password yang akan digunakan oleh user dan super user. Dan tentu saja kita bisa memilih bagaimana cara kita masuk ke sistem Kubuntu kelak, apakah harus memasukan password setiap akan masuk, atau otomatis masuk?
Jika semua sudah kita masukan, klik Continue.

Nah, proses instalasi akan terus berlanjut. Lama instalasi tergantung pada spesifikasi hardware yang kita punya.
Jika komputer kita terhubung ke internet, Installer Kubuntu 12.04 akan otomatis menambahkan repository program Kubuntu.

Menambahkan repository Kubuntu 12.04

Dan
 Buat kalian yang mau instal sistem operasi windows 7 dan ubuntu Linux, nih gue kasih tau caranya.

Panduan Instalasi Sistem Operasi Windows 7 dan Ubuntu Linux (Bag. 1)
Artikel ini ditujukan untuk level pemula yang ingin menuntaskan rasa ingin tahu tentang tatacara / prosedur instalasi Sistem Operasi
Windows dan Linux di komputer. Instalasi sistem operasi Windows dan Linux pada saat sekarang ini memiliki banyak persamaan sehingga memungkinkanku untuk menyusunnya dalam bentuk paralel sehingga pembaca sekalian dapat melihat persamaan dan perbedaannya.
Microsoft Windows memiliki banyak versi sama halnya dengan distribusi (distro) Linux yang beragam. Dalam artikel ini kita akan menggunakan versi Windows 7 dan Ubuntu Linux diatas versi 8.10 mengingat besarnya jumlah pengguna pada masing-masing versi tersebut. Namun secara umum langkah-langkah yang dilakukan kurang lebih sama untuk versi Windows atau distro Linux yang lain.
Hal yang harus diperhatikan
Sebelum menginstal sistem operasi apapun pada komputer, ada beberapa hal yang harus diperhatikan atau disiapkan untuk memastikan hasil maksimal. Berikut hal-hal tersebut:
Windows 7 DVD installer atau Ubuntu Linux Installer. Windows 7 adalah sistem operasi berbayar dengan beragam versi sesuai kebutuhan pengguna. Pastikan anda mendapatkan versi orisinil yang bebas virus serta full support dari Microsoft. Ubuntu Linux, seperti halnya distro linux lainnya tersedia gratis di websitenya. Download dan burn kedalam CD blank untuk keperluan instalasi Linux. Ubuntu Linux juga dapat di instal melalui
Minimum Requirement. Ini mengacu pada konfigurasi minimal yang harus kita penuhi untuk memastikan bahwa sistem operasi dapat beroperasi normal. Ini meliputi jenis dan kecepatan prosessor, kapasitas memory (RAM), kapasitas harddisk, tipe kartu video (video adapter), resolusi monitor
Waktu. Sediakan waktu minimal 2 jam untuk proses instalasi. Seharusnya tidak selama itu, rata-rata waktu instalasi sistem operasi Windows 7 dan Ubuntu bisa selesai kurang dari 1 jam. Tapi sebaiknya benar-benar luangkan waktu anda. Perhatian : jangan tinggalkan komputer saat proses instalasi, anda kemungkinan akan melewatkan beberapa informasi yang dibutuhkan
Pasokan listrik yang stabil. Sebaiknya urungkan niat anda untuk menginstalasi OS (operating system/sistem operasi) jika listrik di tempat anda sering mati mendadak. Resiko yang muncul adalah kerusakan hardware dan OS itu sendiri. Jika memungkinkan, lengkapi komputer anda dengan UPS dengan stabilizer sebelum instalai
Koneksi internet. Jika komputer anda sedang terkoneksi internet, sebaiknya putuskan terlebih dahulu untuk mempercepat proses instalasi. Setelah proses instalasi selesai, anda dapat mengkoneksikan kembali komputer ke internet.
Hal-hal diatas perlu dipahami dan dipersiapkan demi menunjang keberhasilan proses instalasi sistem operasi.
Panduan Instalasi Sistem Operasi Windows 7 dan Ubuntu Linux (Bag. 2)
Ini adalah bagian terakhir dari artikel Panduan Instalasi Sistem Operasi Windows 7 dan Ubuntu Linux. Baca bagian awal disini
Prosedur Instalasi
1. Windows 7 dan Ubuntu : Booting ke media installer
Untuk mengatur agar komputer booting langsung dari drive dimana installer OS anda tempatkan, masuklah ke BIOS. Cara untuk masuk ke BIOS beragam tergantung dari tipe motherboard dan merek komputer. Umumnya dengan menekan tombol DEL saat komputer baru dihidupkan
tekan tombol DEL untuk masuk ke BIOS
Kemudian aturlah urutan booting (booting sequence) agar meload drive DVD/CD dimana installer berada. Tergantung jenis motherboard, biasanya setting untuk mengatur boot sequence ada pada bagian ‘Advanced Bios Features’. Gunakan tombol Page Up/Page Down atau tombol +/- tergantung jenis BIOS
Mengatur urutan boot (booting sequece)
Umumnya komputer yang dibuat diatas tahun 2007 memiliki kemampuan untuk mengatur urutan booting tanpa harus masuk ke BIOS. Pilihannya tergantung pada masing-masing merek komputer. Segera setelah komputer dihidupkan, tekan tombol F2 atau F8 sesuai dengan keterangan yang tertera dilayar ketika booting. Aturlah agar komputer booting pertama kali melalui Drive DVD atau CD dimana installer anda tempatkan.
Setelah itu pilih Save and Exit (F10) untuk menyimpan perubahan dan restart. Pilih ‘Yes’ jika ditanya apakah ingin menyimpan perubahan.
2. Installation Screen : Tampilan awal proses instalasi
Tampilan awal instalasi Windows 7
Tampilan awal instalasi Ubuntu
Windows 7 : anjuranku biarkan saja setting default dan langsung saja tekan tombol Next, kemudian klik tombol ‘Install Now’, setujui License Terms dengan mengklik ‘I accept license terms’ lalu klik Next. Pilih ‘Custom’ pada pilihan ‘Which type of installation do you want?’ untuk menginstal.
Ubuntu : klik Install Ubuntu
3. Mengatur Partisi
Partisi adalah pembagian harddisk menjadi beberapa bagian. Selalu ingat untuk memisahkan partisi untuk sistem operasi dengan partisi untuk data. Keuntungan untuk membagi partisi sesuai peruntukannya adalah jika kelak terjadi kerusakan pada sistem operasi, data-data penting yang kita miliki tidak ikut rusak. Jadi selalu bedakan partisi untuk sistem dengan partisi untuk data.
Pada instalasi Windows 7 maupun Ubuntu, masing-masing sistem operasi memiliki utitily bawaan untuk mempartisi harddisk.
Windows 7 : Jika komputer anda belum di partisi, anda hanya akan melihat satu harddisk, biasanya drive C. Anda bisa langsung menginstal di drive C dan membuat partisi setelahnya. Versi Windows 7 professional hingga Ultimate menyediakan tool untuk mempartisi harddisk setelah instalasi. Di internet juga banyak tersedia software gratisan untuk mempartisi harddisk. Kapan-kapan akan saya ulas, janji :)
Anda juga bisa mencoba pilihan ‘Drive Option’ untuk membuat partisi sekaligus memformatnya. Perhatian : saya anjurkan pilihan ini jika anda memiliki harddisk yang sama sekali kosong atau berisi data yang boleh dihapus. Anda tidak perlu khawatir, baca baik-baik keterangan yang diberikan (punya kamus bhs inggris kan?) anda pasti memahaminya. Ingat sebaiknya persiapkan 1 partisi harddisk untuk sistem operasi saja (biasanya drive C) dan 1 partisi harddisk untuk penyimpanan data.
Tipe file system yang dianjurkan adalah NTFS atau WinFS
Ubuntu : Yang harus diingat dalam pengaturan partisi di Linux manapun (termasuk Ubuntu) adalah menyiapkan 1 partisi untuk sistem operasi dan 1 partisi untuk swap kemudian 1 partisi untuk penyimpanan data. Partisi swap digunakan Linux sebagai virtual memory saat memory utama (RAM) telah habis terpakai. Keberadaan partisi swap ini vital untuk mendukung kinerja dari sistem operasi linux. Anda dengan mudah membuat partisi swap di linux dengan memilih tipe filesystem ‘Swap’ pada saat proses instalasi.
Susunan partisi yang dianjurkan adalah :
Partisi pertama diformat dengan tipe file system Ext3 dan tandai sebagai /boot dengan ukuran minimal 10 Gb – diperuntukkan untuk sistem operasi
Partisi kedua diformat dengan tipe file system Swap dengan ukuran minimal 1 Gb – diperuntukkan untuk Swap
Partisi ketiga diformat dengan tipe file Ext3 (jika sebelumnya sudah berformat NTFS atau WinFS, tidak perlu diformat ulang, karena Ubuntu tetap bisa membacanya) – diperuntukkan sebagai penyimpanan data
Selanjutnya…
Bagian yang paling kritis yaitu mengatur partisi sudah kita lewati. Kini saatnya melanjutkan proses instalasi OS. Tekan tombol Next atau Continue. Anda akan diminta menentukan nama komputer, cari yang keren, nama pengguna dan password.
Sangat dianjurkan untuk menggunakan password pada Sistem Operasi sebagai langkah awal melindungi komputer dari tangan-tangan jahil. Jadi, pastikan jangan mengosongkan kolom password.
Proses selanjutnya adalah menunggu hingga proses instalasi selesai. Terakhir anda akan diminta untuk restart untuk menyelesaikan proses instalasi. Selesai

Langkah-langkah install windows 7 saat ini sangat mudah, berbeda dengan cara install Windows 7 yang agak rumit.

Install Windows 7 ini dengan tampilan GUI yang mudah diikuti, sehingga tidak sulit untuk melakukan installasi Windows 7.

Namun, bagi yang belum pernah install Windows 7 di Komputer maupun Laptop, terkadang merasa kesulitan. Windows 7 ada yang versi x86 (32bit) dan x64(64bit), terserah anda mau pake yang mana, namun juga disesuaikan dengan spesifikasi komputer Anda.

Untuk mulai install Windows 7, silahkan ikuti langkah install Windows 7 berikut :

1. Masukkan DVD Windows 7 atau colokkan flashdisk windows 7 kita, dan kemudian booting lah memakai media yang telah kita pilih, lalu proses loading file akan dimulai.



2. Pilih bahasa Anda, waktu & format mata uang, keyboard atau metode input dan klik Next.


3. Klik Install now
 


4. Centang I accept the license terms dan klik Next.

5. Klik Upgrade jika Anda sudah mempunyai versi Windows sebelumnya atau Custom (advanced) jika anda tidak memiliki versi Windows sebelumnya atau ingin menginstal salinan baru Windows 7.



6. (Lewati langkah ini jika Anda memilih Upgrade dan hanya memiliki satu partisi) Pilih drive mana Anda ingin menginstal Windows 7 dan klik Next. Jika Anda ingin membuat partisi, klik opsi Drive options (advanced), buatlah partisi dan kemudian klik Next.

7. Sekarang akan dimulai menginstal Windows 7. Langkah pertama, (yaitu Windows mulai menyalin file) sudah dilakukan ketika anda booting DVD/fd Windows 7 sehingga akan selesai seketika.




8. Setelah menyelesaikan langkah pertama, ia akan memperluas (decompress) file yang telah disalin.


9. Langkah ketiga dan keempat juga akan diselesaikan langsung seperti langkah pertama.


10. Setelah itu secara otomatis akan restart setelah 15 detik dan melanjutkan setup. Anda juga dapat klikRestart now untuk restart tanpa perlu menunggu.




11. Setelah restart untuk pertama kalinya, proses setup akan dilanjutkan. Ini adalah langkah terakhir sehingga akan mengambil waktu yang agak lamadaripada langkah sebelumnya.



12. Sekarang akan otomatis restart lagi dan melanjutkan setup. Anda dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu



13. Ketik nama pengguna yang Anda inginkan dalam kotak-teks dan klik Next. Nama komputer akan otomatis terisi.



14. Jika Anda ingin mengatur sandi, ketik di kotak teks dan klik Next.



15. Ketik kunci produk Anda dalam kotak-teks dan klik Next. Anda juga dapat melewatkan langkah ini dan cukup klik Next jika Anda ingin mengetik kunci produk nanti. Windows akan berjalan hanya selama 30 hari jika Anda melakukan ini.



16. Pilih opsi yang Anda inginkan untuk Windows Update.



17. Pilih zona waktu dan klik Next.



18. Jika anda terhubung ke jaringan apapun, ia akan meminta Anda untuk menetapkan lokasi jaringan.



Itulah langkah-langkah proses installasi windows 7 baik dengan menggunakan flashdisk maupun DVD.




Cara Menginstal Sistem Operasi Windows 7

Friday, 13 July 2012 11:00
Cara Menginstal Sistem Operasi Windows 7 Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara menginstal sistem operasi Windows 7 langkah demi langkahnya. Langkah pertama, siapkan DVD Windows 7 dan nyalakan PC. Selagi PC sedang menyala, masukkan DVD Windows 7 kedalam DVD drive. PC Anda akan mulai melakukan booting dari DVD yang Anda sudah masukkan. Jika tidak, cek konfigurasi BIOS apakah pilihan booting pertama adalah dari DVD drive. Untuk masuk ke BIOS, restart PC dan tekan del untuk menuju ke menu BIOS. Cari menu Boot Configuration yang biasanya ada di bagian Advanced Boot Options. Menu BIOS Anda bisa menampilkan pesan yang sedikit berbeda. Dari sini pastikan sudah mengubah First Boot Device menjadi DVD drive. Jika sudah tekan tombol F11 + Enter untuk menyimpan konfigurasi BIOS.
Tunggu hingga proses booting menampilkan jendela Install Windows. Pada jendela ini terdapat 3 pilihan berupa dropdown menu. Pilihan pertama adalah bahasa yang digunakan untuk instalasi. Pilihan kedua menentukan jam dan format mata uang. Pilihan kedua ini penting untuk diatur, karena Indonesia menggunakan format waktu 24 jam. Sementara negara seperti Amerika menggunakan format waktu 12 jam dengan akhiran AM/PM untuk membedakan siang dan malam. Cara penulisan mata uang kita juga berbeda. Misalnya seribu dituliskan dalam angka menjadi 1.000. Sementara negara seperti Amerika akan menggunakan koma untuk memisahkan tiap 3 digit angka mata uang. Pilihan ketiga digunakan untuk menentukan susunan tombol di keyboard. Biarkan saja pilihan ketiga berupa US. Pilihan ketiga ini baru penting kalau Anda menggunakan bahasa dengan teks non-latin, seperti Arab atau jika menggunakan susunan keyboard latin seperti Dvorak yang didesain khusus untuk mengurangi nyeri dijari ketika bekerja terlalu lama menggunakan keyboard. Jika sudah, tekan tombol Next.
Pada jendela selanjutnya hanya ada tombol Install Now. Tekan tombol ini untuk menuju ke jendela License Terms. Anda harus menyetujui perjanjian ini untuk menginstal Windows 7. Beri tanda centang pada pilihan I accept the license terms dan tekan tombol Next. Setelah Anda menekan tombol Next, program instalasi Windows akan bertanya tipe instalasi yang ingin dilakukan. Jika sebelumnya Anda sudah mempunyai versi Windows lama yang sudah terinstal di PC dan ingin pindah ke Windows 7, maka pilih Upgrade. Pilihan tipe instalasi lainnya adalah Custom (advanced). Pilihan ini digunakan apabila Anda ingin menginstal Windows 7 dari nol, atau menginstal Windows 7 bersama dengan Windows lama atau sistem operasi lain (dual booting).
Jika Anda memilih Upgrade, maka program installer akan menyimpan konfigurasi user yang ada pada Windows versi lama berikut dengan data seperti yang terdapat pada folder My Documents. Lalu mengganti Windows lama dan memindahkan data user ke Windows 7. Jika yang dipilih adalah Custom, maka proses selanjutnya menentukan di mana Windows akan diinstal. Paseban hanya akan membahas clean install. Jika Anda membutuhkan cara dual booting dengan Windows 7, maka bisa mencarinya pada artikel lain. Untuk melakukan clean install Windows 7, klik ikon harddisk di mana Anda mau Windows 7 ditaruh. Jika ingin membuat partisi lebih dari satu, maka klik pilihan Drive options (advanced) dari jendela yang sama. Jika sudah tekan tombol Next.
Program installer akan mulai menginstal Windows 7. Proses ini bisa membutuhkan beberapa waktu. Jadi Anda mungkin ingin membuat kopi terlebih dahulu dan kembali lagi untuk melihat sudah sampai di mana proses instalasinya. Jika sudah selesai, maka PC Anda akan melakukan restart8. Keluarkan DVD Windows 7 dari DVD drive pada saat PC sedang *restart. Hal pertama yang muncul setelah restart adalah jendela yang meminta Anda untuk membuat user baru. Pilih nama yang ingin digunakan sebagai username dan tekan tombol *Next. Beri kata sandi untuk user dan tekan Next lagi. Selanjutnya Windows akan meminta product key yang berupa 25 karakter acak. Product key bisa Anda peroleh pada kotak DVD Windows 7.
Setelah memasukkan product key, maka Windows memerlukan konfigurasi standar. Pada jendela Set Up Windows Anda bisa memilih Ask me later bila tidak terhubung ke Internet. Selanjutnya adalah pilihan pengaturan waktu. Atur tanggal dan jam serta tentukan zona waktu. Indonesia bagian barat berada dalam zona waktu UTC+07:00. Setelah pengaturan waktu saatnya untuk mengatur jaringan. Pilih Home network bila Anda menggunakan PC di rumah. Setelah semua konfigurasi stAndar selesai dilakukan, barulah Windows 7 siap digunakan sekagus mengakhiri bahasan cara menginstal sistem operasi Windows 7.

cara instalasi atau merakit personal komputer

MERAKIT SEBUAH PERSONAL COMPUTER (PC)

Langkah-langkah perakitan komputer personal
Untuk merakit komputer personal anda dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
1.      Ambil motherboard dan aturlah posisi konektor “jumper”, sesuai dengan yang tertulis dalam manual dari pabriknya. Cabutlah konektor plastik “jumper” penghubung antar pin yang ada pada motherboard pindahkan pada posisi lain yang menghubungkan sebuah kaki pin dengan kaki pin lainnya sesuai dengan anjuran yang tertulis dalam buku manual motherboard. Biasanya pabrik menyebutkan posisi jumper tertentu sesuai dengan jenis processor yang akan dipergunakan. Perhatikan baik-baik agar anda bisa mencapai hasil yang baik. Aturlah konektor “jumper” sesuai dengan kebutuhan kita dengan mengikuti buku petunjuk (manual) dari pabriknya. Sesuaikan posisi jumper tersebut dengan jenis processor yang akan anda pasang. Penyetelan posisi “jumper” memungkinkan motherboard memberikan listrik yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan listrik processor yang dipasang. Apabila salah akan berakibat processor rusak. Apabila processor Pentium 166 Mhz yang hendak anda pergunakan, perhatikan apakah processor tersebut berkode 55C atau 54C. Keduanya membutuhkan catu daya berbeda, yang satu membutuhkan 3 volt dan satunya lagi membutuhkan 3,4 volt.
  1. Pasanglah processor pada tempatnya (soket-nya) perhatikan tanda pada processor harus ditempatkan sesuai dengan tanda yang ada pada soket tersebut (tidak boleh terbalik). Kuncilah tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor. Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring merupakan petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada bagian slot yang memiliki tanda sama. Bacalah dengan baik manual processor dari pabriknya Apabila anda kurang hati-hati atau terbalik memasang processor ini bisa berakibat fatal. Bila anda ragu sebaiknya pada saat membeli motherboard bisa anda tanyakan kepada penjualnya. Kemudian pasanglah kipas pendingin diatasnya. Pada produk processor terakhir sudah dilengkapi dengan kipas pendingin. Pada jenis processor Pentium II, soket processor ada yang dibuat bersatu dengan papan circuit khusus, sehingga untuk memasang processor tersebut cukup dengan memasang papan circuit tersebut ke motherboard dan menguncinya dengan baik. Pemasangan processor pada soket ataupun tempat yang ada di motherboard tidak boleh terbalik karena dapat mengakibatkan motherboard atau processor rusak.
  2. Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, perhatikan sudut memori yang biasanya berlekuk harus ditempatkan pada tempatnya secara hati-hati. Apabila anda terbalik memasangnya, maka memori akan sulit dimasukan. Pada jenis memori SDRAM, dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yang akan bergerak mengunci bersamaan dengan masuknya memori ke dalamnya.
  3. Masukan motherboard ke dalam cashing (kotak komputer), kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik cashing, ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard. Pada sudut yang memungkinkan anda tempatkan baut, bautlah motherboard tersebut pada cashing untuk menghindarkan terjadinya pergeseran motherboard pada waktu anda memindah-mindahkan CPU nantinya. Sebaiknya hati-hati memasang motherboard pada cashing karena bentuknya tipis kecil dan memiliki rangkaian elektronik yang rumit.
  4. Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada prower suply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan. Apabila anda mempergunakan jenis motherboard jenis ATX, pasanglah kabel power khusus tersebut pada slot power khusus ATX yang terdapat pada motherboard tersebut.
  5. Pasanglah hardisk, floppy drive pada tempat yang telah tersedia dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara hati-hati. Bila ada CD ROM drive, pasangkan pula alat ini secara hati-hati dan dikencangkan dengan baut.
  6. Sambungkan kabel dari power suply ke slot power yang terdapat di hardisk, flopy drive dan CD ROM drive. Perhatikan sudut konektor plastiknya pada kabel tersebut biasanya sudah dirancang pas sesuai dengan dudukan yang terdapat pada hardisk, flopy drive atau CD ROM drive. Bila anda memasang konektor ini terbalik, maka pada saat anda memasukan konektor tersebut akan terasa sedikit sulit. Segeralah cabut konektornya dan masukan kembali pada posisi yang tepat.
  7. Sambungkan kabel pita (kabel data) pada dudukan hardisk, flopy drive dan CD ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk menghubungkan peralatan tersebut ke motherboard. Perhatikan sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki nomor satu (lihat keterangan yang dituliskan pada hardisk atau flopy drive ataupun CD ROM drive). Bila terbalik memasangnya komputer tidak akan bekerja baik dan dapat merusakan peralatan-peralatan tersebut. Kabel yang terpasang ke flopy drive lebih sempit bila dibandingkan kabel penghubung hardisk ataupun CD ROM drive. Kabel penghubung hardisk dan CD ROM drive sama ukurannya.
  8. Sambungkan kabel dari flopy drive ke slot untuk flopy drive, demikian pula sambungkan kabel dari hardisk ke slot IDE nomor 1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2. Perhatikan juga agar sisi kabel berwarna merah harus menempati kaki nomor satu pada tiap slot. Anda bisa melihat keterangan yang tertulis di motherboard ataupun di manual motherboard.
  9. Pasanglah card VGA pada slotnya, bila anda memiliki card dari jenis ISA, anda harus menempatkan card tersebut pada ISA slot bus di motherboard. Bila anda memiliki card VGA jenis PCI, anda harus pasangkan card tersebut pada slot bus PCI di motherboard.
  10. Hubungkan konektor kabel penghubung tombol “Reset” ke pin “Reset” yang terdapat padaa motherboard. Hubungkan pula konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker yang ada pada motherboard. Sering ditulis dengan kode LS. Beberapa cashing telah dilengkapi pula kabel lampu indikator berikut kabel penghubungnya lengkap dengan konektornya agar perakit komputer tinggal menghubungkan saja ke motherboard.
  11. Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di card VGA, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapesium.
  12. Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard yang terdapat di motherboard.
  13. Pasangkan kabel listrik (power) dari layar monitor ke slot power yang terdapat di bagian belakang power suply yang telah terpasang pada cashing CPU. Bila konektornya tidak cocok, anda dapat memasang kabel listrik tersebut ke jala-jala listrik rumah anda. Anda akan membutuhkan T konektor untuk membagi listrik ke monitor dan CPU yang anda rakit. Pasangkan kabel listrik untuk CPU ke slot yang terdapat pada power suply di bagian belakang cashing CPU

Kesalahan-kesalahan yang terjadi apabila komputer tak dapat menyala

Kesalahan atau ketidakberhasilan dalam merakit komputer umumnya disebabkan antara lain :
1.      Pemasangan Memori yang tidak benar, Motherboard yang baik akan memberi sinyal suara peringatan bahwa pemasangan memori tidak benar. Check dan pasang dengan benar.
2.      Pemasangan Card AGP atau VGA yang kurang kencang atau pas, Motherboard yang baik akan memberikan sinyal suara peringatan. Check dan pasang dengan benar.
3.      Pemasangan Kabel data untuk HardDisk yang tidak pas atau terbalik. Atau pengaturan posisi Master atau Slavepada HardDisk yang tidak tepat. Betulkan serta check pada jumper HardDisk untuk posisi Master/Slave dan check dengan autodetect HardDisk pada BIOS.
4.      Pemasangan Kabel Data Disk Drive yang tidak pas atau terbalik. Betulkan
5.      Pemasangan panel connector yang tidak tepat sehingga lampu ndicator untuk HardDisk dan Power On tidak aktif..

Menginstal Windows XP

o        Pastikan Master Windows Server 2003 Bootable CD-ROM telah dimasukkan ke CD-ROM Drive & Boot Sequence pada BIOS Setup . CD-ROM Drive posisi First Drive.
o        Tunggu, dan setelah muncul tulisan berikut . tekan sembarang keyboard untuk memulai instalasi… tunggu. “Prees Any Key For Boot from CD”
o        Kemudian, muncul Windows XP Profesional Setup.
o        Pada Windows Licencing Agreement tekan F8=I agree.
o        Pada Windows S XP Profesional Setup. Unpartitioned space/harddisk baru (untuk melanjutkan instalasi
o        harddisk harus dipartisi terlebih dahulu)   tekan keyboard C (create a partition…).
o        Untuk instalasi Windows XP Profesional Setup kita lakukan minimal dua partisi. Partisi pertama untuk sistem operasi dan master Windows XP, sedangkan partisi kedua untuk data user/home directory.
o        Pada Create partition of size masukkan kapasitas harddisk untuk Drive C (partisi yang pertama)
o        Setelah partisi pertama berhasil terbentuk, gunakan panah bawah untuk membuat partisi ke dua tekan C (create a partition…).
o        Karena hanya dua partisi yang kita bentuk tekan Enter saja.
o        Dua partisi berhasil dibentuk, instalasi membuat drive secara otomatis yaitu C & D, serta Free Space 8 MB (biarkan saja secara default)
o        Pastikan yang disorot partisi pertama/Drive C: tekan Enter.
o        Ada empat pilihan format, NTFS (Quick), FAT (Quick), NTFS, dan FAT.
o        Pilih Format the partition using the NTFS file System (Quick) karena kita menginginkan Windows XP dengan sistem keamanan yang baik dan dengan proses format yang cepat.
o        Pada Windows XP Profesional Setup “Setup is formating”   tunggu.
o        Pada Windows XP Profesional Setup “Setup is copying files…”  tunggu.
o        Pada XP Profesional Setup “Restart Computer…” tunggu atau tekan Enter.
o        Setelah restart pertama kali, muncul logo dari Windows XP tunggu.
o        Kemudian pada Installing Devices diperkirakan selesai dalam waktu  37 menit tunggu
o        Kemudian muncul Regional and Language Options pilih Customize
o        Pada Regional and Language Options klik panah bawah dari Select an item pilih Indonesian kemudian klik OK.
o        Pada Regional and Language Options klik Next.
o        Kemudian pada Personalize Your Software Isi Name dan Organization klik Next.
o        Kemudian pada Your Product key isi serial number dan klik Next.
o        Setelah itu pada Computer Name and Administrator Password isilah Computer name, Administrator password dan Confirm password klik Next.
o        Kemudian pada Date and Time Settings lakukanlah setting yang sesuai dengan tanggal, waktu, dan Zona tempat Anda. Lalu klik Next.
o        Kemudian pada proses Installing Network tunggu sampai selesai.
o        Setelah itu pada Networking Settings pilih Typical settings lalu klik Next.
o        Pada Workgroup or Computer Domain pilih  “No, this computer…” lalu klik Next.
o        Setelah masuk pada proses Copying files kemudian di ikuti dengan proses Installing Start menu items, proses Registering components, proses Saving settings dan proses Removing any temporary files used setelah itu restart komputer. Maka Anda telah selesai dalam menginstalasi Windows Anda.


Langkah Langkah Merakit P

INSTALASI PC
Keamanan  keselamatan Kerja (K3)
Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah:

1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek dan merusak hasil rakitan kita.


2. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memeggang cassing saat power dihidupkan.

3. Pada setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya.

4. Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.

5. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.

Alat dan Bahan

Alat :
1. Obeng Plus (+)
2. Obeng Minus (-)
3. Tang Lancip (Capit Buaya)
4. Multimeter/Multitester
5. Pinset
6. Gelang Anti Static

Bahan :

1. Motherboard
Motherboard adalah papan induk atau papan rangkaian utama pada komputer, yang berisi rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pusat pengolahan.
Cara Memasang Motherboard:
- Siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang motherboard dengan benar pada dudukan yang tersedia.
- Kuatkan (putar searah dengan jarum jam) semua sekrup yang digunakan untuk motharboard tersebut dengan baik dan benar.

2. Processor
Processor adalah komponen komputer yang paling utama karena sangat menentukan baik buruknya kinerja komputer (otaknya komputer). Berfungsi sebagai pengolah data didalam sistem komputer.

3. Heatsink (Kipas)
Heatsink adalah kipas pendingin processor dan komponen yang lain, karena suhu di processor sangat panas sekali.

4. Harddisk
Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi  piringan magnetis. Berfungsi sebagai penyimpan data untuk dapat meningkatkan kinerja komputer.

5. Memory (RAM)
RAM (Random Acces Memory) adalah Internal Memory, yang berfungsi untuk menyimpan data.

6. Floppy Disk Drive (FDD)
FDD adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah Disket.

7. CD/DVD Drive
CD/DVD ROM adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan data, perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah CD/Kaset

8. Kartu Grafis (VGA Card)
VGA Card (Video Graphics Adapter) adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi.

9. Sound Card
Sound Card adalah sebuah perangkat yang berbentuk lempengan PCB dan mampu mengolah serta menghasilkan suara. Bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia.

10. Power Supply
Power Supply adalah sebuah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan.

11. Cassing

12. Keyboard & Mouse

13. Monitor

Langkah-langkah Perakitan

Berikut ini adalah langkah-langkah perakitan CPU.

1. Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya.


2. Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar cassing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.


3. Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor

 .

4. Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard.Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar.


5. Siapkan cassing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.

6. Setelah menyiapkan casing pasanglah catu daya atau power supply seperti gambar dibawah ini!



7. Setelah itu masukkan motherboard pada cassing secara perlahan agar motherboard tidak rusak.Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada cassing dengan benar.


8. Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.

9. Dicontoh ini kita mengunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.

10. Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.

11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.

12. Pasanglah harddisk pada  rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan.kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.

13. Setelah harddisk terpasang kemudian pasanglah kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboard
dan pada harddisk itu sendiri.

14. Pasang konektor power supply pada tempatnya pada konektor yang terdapat di motherboard.(perhatian: jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal pada motherboard.)


15. Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan lain-lain pad konektor yang terdapat di motherboard. seperti gambar berikut.


16. Setelah kita selesai merakit semua komponen maka perakitan tersebut harus kita uji apakah perakitan ini berhasil atau tidak. Dengan cara hidupkan komputer bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bika tidak dapat BOOTING, berarti perakitan belum sempurna, Maka harus disempurnakan bila ingin menginstal Sistem Operasi.Cara meyempurnakannya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah dipasang.

Bagaimana Cara Merakit Komputer Sendiri

Komputer personal atau PC (Personal Computer) sudah banyak dimiliki oleh perorangan, tidak hanya di kalangan kantor saja. Anda pun mungkin sekarang sedang mempertimbangkan apakah akan membeli komputer siap pakai atau merakitnya sendiri. Keuntungan merakit komputer sendiri adalah Anda bebas menentukan komponen yang akan Anda pasang sesuai dengan kebutuhan dan bisa menekan biaya. Kekurangannya, dibutuhkan kemampuan teknis dan keberanian untuk melakukannya.

Merakit komputer sebenarnya termasuk mudah. Komponen-komponen komputer / perangkat keras rata-rata sudah terstandarisasi, sehingga kecil kemungkinan Anda salah saat menempatkan / menancapkan sebuah komponen ke tempat yang tersedia. Hal ini membuat aktivitas merakit komputer semudah merakit mebel :). Yang penting, Anda mengenal jenis dan fungsi perangkat keras yang ada di sebuah komputer.

merakit komputer sendiri

Secara umum, komputer terdiri dari komponen-komponen dengan fungsi masing-masing, yang saling bekerja sama membentuk sistem yang utuh. Pada dasarnya, komponen penyusun komputer terdiri dari:
  • Perangkat input: fungsinya menerima data dan memasukannya ke dalam komputer.
  • Perangkat CPU: fungsinya mengatur semua aktivitas yang terjadi di komputer.
  • Perangkat memori: fungsinya untuk menyimpan data dan program.
  • Perangkat output: fungsinya menampilkan hasil pengolahan data komputer.
Adapun komponen-komponen yang harus Anda persiapkan adalah:
  • Motherboard, yaitu papan sirkuit utama di komputer. Motherboard lazim disebut juga mainboard, baseboard, systemboard, atau disingkat sebagai mobo. Fungsinya menjadi pusat koneksi komponen-komponen lain di komputer.
  • Prosesor / Mikroprosesor, yaitu otak komputer Anda. Contoh yang terkenal adalah prosesor Intel dan AMD (Advanced Micro Devices).
  • Random Access Memory (RAM) atau sering disebut sebagai memori. Fungsinya untuk penyimpanan sementara bagi data dan proses di komputer yang sedang berjalan.
  • Hard Disk, fungsinya sebagai media penyimpanan data dan program komputer.
  • Layar Monitor atau Display, fungsinya untuk menampilkan gambar.
  • Keyboard komputer, fungsinya untuk menginputkan perintah ke komputer.
  • Mouse, fungsinya sebagai penggerak pointer untuk menunjukkan lokasi tertentu di layar monitor, sekaligus sebagai alat untuk menginput perintah ke komputer.
  • I/O Card, fungsinya menyediakan antarmuka untuk piranti masukan maupun piranti keluaran ke komputer. Contoh yang populernya adalah USB.
  • CD/DVD ROM Drive atau Drive Optik, fungsinya untuk membaca file yang terdapat dalam media CD atau DVD, termasuk untuk instalasi software komputer nantinya.
  • Sound Card, berfungsi untuk memasukkan dan mengeluarkan suara ke dan dari program komputer.
  • Video Card atau VGA Card, fungsinya untuk membuat dan menampilkan gambar di layar.
  • Casing komputer, berfungsi sebagai tempat dan pelindung komponen komputer.
  • Power Supply, berfungsi sebagai penyedia daya untuk komponen-komponen komputer lainnya.
  • Kipas komputer, berfungsi untuk pendinginan komputer.
Selain komponen utama di atas, ada beberapa perangkat tambahan yang bisa Anda lengkapi belakangan, antara lain:
  • Speaker komputer, agar Anda bisa menikmati lagu dari komputer.
  • Mikrofon, agar Anda bisa merekam atau menginput suara ke komputer.
  • Modem, agar Anda bisa berinternet.
  • TV Tuner, agar Anda bisa menyaksikan siaran televisi dari layar komputer.
  • Network Card atau kartu jaringan, agar Anda bisa terhubung ke komputer lain via jaringan komputer.
  • Printer, agar Anda bisa mencetak.
  • Scanner, agar Anda bisa mengambil data gambar dan menyimpannya sebagai file komputer.
  • Disk Drive, agar Anda bisa mengambil data dari disket (kemungkinan ini sudah tidak kita perlukan).
Setelah komponen utama tersedia, Anda siap melakukan perakitan PC. Satu-satunya senjata andalan untuk merakit komputer adalah sebilah obeng.
  1. Buka casing komputer. Buka penutupnya dan tidurkan agar mudah dalam menempatkan komponen lainnya. Buka/congkel lubang-lubang port di bagian belakang casing agar nantinya komponen lain dapat ditancapkan ke motherboard.
  2. Pasang Power Supply ke dudukan yang tersedia di casing.
  3. Pasang motherboard. Terlebih dahulu tempatkan penyangga motherboard, kemudian pasang motherboard dan kencangkan dengan sekrup. Selanjutnya sambungkan Power Supply ke motherboard.
  4. Pasang prosesor. Buka pengait soket prosesor di motherboard, lalu pasangkan prosesor ke slotnya dengan hati-hati. Pasang kembali pengaitnya dan tidak usah menekan prosesor.
  5. Pasang kipas komputer. Posisinya di dekat prosesor.
  6. Pasang memori. Pastikan posisinya tidak terbalik dengan memperhatikan letak lubang di memori. Tekan di kedua ujung agar terkunci.
  7. Pasangkan kartu-kartu lainnya, seperti VGA card, sound card, network card. Pastikan posisi luarnya terlihat sehingga tidak kesulitan saat menancapkan kabel-kabel ke port tersebut. Kencangkan masing-masing port dengan sekrup agar tidak goyah.
  8. Pasang Harddisk dan CD/DVD Drive di tempatnya. Sambungkan keduanya dengan kabel data IDE dan kabel power supply. Kencangkan sekrupnya agar tidak goyang saat komputer dipindah-pindah.
  9. Tutup kembali casing komputer. Kencangkan dengan sekrup.
  10. Terakhir, hubungkan kabel-kabel ke monitor, keyboard, mouse, jaringan (jika ada), speaker (jika ada), dan tentunya ke instalasi listrik.
Tes apakah komputer sudah berfungsi, saatnya menekan tombol power. Jika komputer sudah bisa menampilkan BIOS (biasanya berupa tampilan menu berwarna biru), maka kemungkinan besar Anda telah berhasil merakit komputer. Kini tinggal menginstal sistem operasi dan melengkapinya dengan program-program lain sesuai kebutuhan.

Sepertinya memang mudah. Tapi jika masih ragu, pastikan Anda bertanya ke toko komputer tempat Anda membeli komponen-komponen komputer, apakah pilihan-pilihan komponen Anda sudah sesuai dan kompatibel satu sama lainnya. Terutama mengenai pilihan motherboard, prosesor, dan memori-nya.